Menjadi Narablog di Era Digital


Hello, and welcome to this blog!
Beberapa dari kalian tentu saja sudah mengetahui apa sih itu blog?Apa fungsi, benefit yang didapat atau keuntungan yang kita dapat ketika kita menulis blog.Beberapa juga mungkin tabu atau tidak tahu tentang hal itu.Tapi disini saya akan menuliskan bagaimana sih kebanggaan saya sebagai pecinta tulisan yang saya utarakan lewat blog yang mampu menginspirasi banyak orang hingga bermanfaat untuk orang, meski, tidak seperti blog kebanyakan yang memang sudah sangat sukses karena mereka menggunakan blog berdomain sendiri.Nah, pasti buat kalian yang mengerti tentang blog, pasti tidak asing kan, dengan blog berdomain  atau blog biasa yang tidak berdomain sendiri alias embel-embel belakangnya tidak dari bawaan blog tersebut tapi kok bisa ya menginspirasi banyak orang dan mampu bermanfaat untuk orang?Nah, saya akan menceritakan semuanya bagaimana saya bisa memperoleh semua itu, yuk kita simak cerita saya dibawah ini!

Blog, merupakan salah satu wadah saya untuk mencurahkan segala pikiran dan perasaan ataupun pengetahuan saya yang ada dibenak saya.Namun, dulunya, saya benar-benar seolah buta akan hal blog dan tahunya, hanya orang-orang tertentu yang memang bisa mengakses blog lah yang mampu menulis dan berkreasi disana.Ahahaha agak lucu memang, maklum, saya masih belia waktu itu, mungkin usia saya waktu itu SMP.Jujur, dari sejak kecil sekali saya hobi untuk menulis dan bahkan, saya suka sekali merobek kertas dan kembali menjadikannya atau menirunya seperti buku lembar kerja siswa khas anak SD yang entah saya tulis soal-soal (membuatnya sendiri) atau saya jadikan itu sebagai, pura-puranya, majalah dimana disana terdapat cerpen.
Masih ingat majalah sekolah Arif?Ya, saya ingat benar bagaimana saya dan kakak saya, yang tidak begitu suka menirukan kelakuan saya yang suka membuat hal-hal yang mungkin kalau saya pikirkan sekarang juga sama dengan pikiran kakak saya waktu SD walaupun, saya dan kakak saya berbeda satu tahun saja bahwa hal itu memang sangatlah buang-buang waktu atau kurang berguna.Coba saja berfikir, mengapa saya bisa rela membeli satu buku, kemudian merobek pertengahannya kembali beberapa lembar demi menjadikannya sebagai suatu majalah?Bukankah lebih baik seharusnya saya langsung saja membeli satu buku dan menulisnya disana?Toh, sama saja kan?Tapi memang, tidak bisa dipungkiri betapa mahadahsyatnya pikiran dan imajinasi seorang anak dikala kita masih menjadi anak-anak.Apapun, media apa saja, bahkan bisa kita buat dan tuangkan, sesuai keinginan kita, meskipun, jatuhnya seperti bekerja dua kali.Tapi kembali lagi, bahwa selama itu membuat kita mampu berkreasi, menurut saya tidak ada yang tidak berguna atau sia-sia, meskipun itu pikiran anak-anak, namun, terkadang dari sanalah kita selalu mendapatkan ide-ide dan pikiran-pikiran bagus untuk berkreasi lebih dan lebih.

Memang kebiasaan saya dari kecil adalah hal tersebut, yang memang tidak bisa saya pungkiri bahwa saya, lebih suka menulis kembali atau membuat rangkuman dari pelajaran yang saya pelajari meskipun para siswa atau teman saya yang lain sudah mampu mengenal dan beralih ke stabilo dibandingkan harus kembali menuliskan kata-kata yang memang saya bisa bilang “Malas”.Saya sadar, awalnya, bakat saya menonjol dan cenderung sangat terlihat ketika saya menulis.Setiap hari, saya mencoba untuk mengasah kemampuan saya menulis, dari membaca berbagai sumber dan lain halnya.Oh satu lagi, saya juga sangat suka membaca, sudah ada sekitar 25 novel dirumah saya yang halamannya diatas 300 halaman keatas.Dari hal tersebut, bahkan ketika saya beranjak remaja, khususnya di bangku SMP, saya sering mendapat perhatian guru-guru bahwa saya memang ada bakat di bagian bahasa dan sastra hingga saya diperlombakan disebuah ajang tingkat SMP se-provinsi atau se-nasional saya juga lupa sebenarnya, mungkin waktu itu se-provinsi.
Walaupun memang kenyataan pahit, harus saya telan.Meskipun demikian, dari sana, saya mulai belajar tentang blog.Setiap hari saya selalu menulis cerpen, dan novel yang ada di komputer pribadi saya dirumah, sejak SD malahan saya suka sekali mengetik.Dulu, saya dijuluki ratu mengetik cepat, karena jari tangan saya yang sangat luwes dalam mengetik kata per kata dengan cepat.Karena kembali lagi, saya sangat cinta menulis.
Kemudian, darisanalah, saya mulai belajar mengenai blog, dan lain halnya.Hingga sekarang, saya sudah benar-benar lumayan mengerti apa itu blog, dan bagaimana dalamannya, meskipun saya tahu pasti saya tidak semuanya ketahui.Blog yang mendapatkan perhatian luar biasa dalam penayangannya waktu itu adalah blog saya yang membahas tentang wajah-wajah anak kecil dan remaja tercantik didunia yang saya buat terinspirasi dari acara televisi, On The Spot.Sekali lagi, imajinasi saya sungguh liar dan luar biasa.
Lalu, blog saya yang mulai saya benar-benar fokuskan ada di blog saya yaitu Liana Beauty Blog.Disana, bukan hanya sebagai blogger, saya juga selalu memberikan edukasi dan informasi-informasi terkini berdasarkan blog saya kepada banyak orang yang mungkin menanyakan sesuatu dari isi blog saya tersebut.Walaupun  awalnya saya ingin menjadi seorang Youtuber dalam bidang kecantikan dan makeup, namun sepertinya, karena memang belum waktunya, beberapa properti pun saya tidak punya, maka saya putuskan untuk menjadi seorang blogger.Semua informasi yang ada mengenai dunia kecantikan, saya tuangkan disana.Ada lebih dari 15 blog yang saya buat tanpa membeli domain.Namun, saya cukup bangga karena itu dapat menginspirasi bahkan memberikan informasi yang tadinya atau narasumber lain memberikan informasi yang kurang jelas kepada orang, namun saya mampu menjelaskannya ulang secara lebih terperinci dimana orang-orang yang tadinya kebingungan atau bahkan buta tentang hal tersebut, justru sekarang malah luar biasa mengirimkan feedback kepada saya bagaimana blog saya berjalan dikehidupan mereka sehari-hari yang artinya, bloh saua sangat bermanfaat bagi mereka yang membacanya.
Apalagi saya senang ketika salah satu judul di blog kecantikan saya mendapatkan posisi teratas ketika kita mengetik keywords-nya saja dan judul dari blog kecantikan saya itu langsung muncul dihalaman muka depan google posisi pertama.Menurut saya, hal baik yang memberikan langsung inspirasi kepada orang.Bahkan beberapa orang di kampus saya saja, belajar mengenai membuat blog, dan ikut menulis di blog mereka dan bahkan ketika mereka ingin lebih, seperti membeli domain dan memiliki domain sendiri di blog mereka, mereka tidak pernah lupa untuk menanyakannya kembali kepada saya.Saya senang sekaligus bangga, bahwa apa yang selama ini saya kerja keraskan, dan tidak juga saya ceritakan disini, apa saja jatuh bangun saya selama ini untuk mewujudkan impian saya, yang memang baru terwujud kecil dari blog, namun saya sudah luar biasa mensyukuri.Saya, secara tidak langsung kembali melahirkan orang-orang yang malas membaca, untuk kembali rajin membaca.Karena, tidak dapat saya pungkiri bahwa, di era digital sekarang ini sungguh luar biasa dampaknya.Kemajuan teknologi membuat orang lebih baik menonton video ketimbang membaca.Tujuan saya yang kesekian juga adalah itu, mengembalikan semangat membaca dan kerajinan membaca dari hal kecil yang ditemui sehari-hari meskipun blog saya dominan memang untuk perempuan, namun saya tahu, saya sudah membantu puluhan ribu pasang mata yang mengunjungi blog saya dalam hal membaca.

Satu hal  lagi, terimakasih untuk kak Nodi Harahap yang kembali mengembalikan semangat saya di beberapa hari belakangan untuk kembali berfikir kritis dan kembali semangat untuk terus berkarya dan tidak pernah takut berkarya dengan gaya dan cara kita sendiri, apalagi di blognya https://www.nodiharahap.com/ ini banyak sekali sisi kemanusiaannya yang dituntut untuk berfikir kritis diera digital dan bagaimana kita bersaing bersama dengan keras dan besarnya platform-platform yang 90% non tulisan.
Terimakasih banyak untuk blogger Nodi Harahap, semoga inti terus menjadi semangat dan motivasi saya untuk terus dan tidak pernah berhenti mencapai dan mewujudkan mimpi saya kedepannya dari cerita kecil saya ini, saya harap juga saya akan terus mengingat bagaimana perjuangan saya dari 0 hingga sekarang ini.Meskipun pundi-pundi uang belum saya bisa coba nikmati.Tapi jujur, kepuasan batin lebih dahsyat dibandingkan dengan kepuasan duniawi.Contoh kecilnya adalah, blog saya luar biasa mendapatkan tempat dihati teman terdekat, bahkan orang-orang lain diluar sana yang mengunjungi dan membaca blog saya.


Komentar

Posting Komentar